Lembaga Penjaminan Mutu

Institut Daarul Quran Jakarta

Jl. Cipondoh Makmur Raya, RT.003/RW.009, Cipondoh Makmur, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148

  • Selamat Datang di Official Website Lembaga Penjaminan Mutu Institut Daarul Quran | Kampus milineial bernuansa qurani //http:www.lpmi.idaqu.ac.id

Kopertais Wilayah I DKI Jakarta-Banten Dorong Penguatan SPMI melalui Assesment Auditor AMI 2026

Desi Setiyadi | 04 September 2026



Desi Setiyadi, M.Pd

( Kepala LPM Institut Daarul Qur’an Jakarta )

TANGERANG — Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah I DKI Jakarta dan Banten terus memperkuat pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).

Upaya tersebut diwujudkan melalui acara Persiapan Pelaksanaan Asesment Auditor Mutu Internal (AMI) PTKIS melalui Aplikasi SPMI Kopertais Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, (2/9/26).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut, dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Agenda ini secara khusus ditujukan kepada para Ketua Tim Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Auditor PTKIS di lingkungan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten.

“Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Asesment Auditor PTKIS di lingkungan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, menjadi bagian penting dalam penguatan budaya mutu perguruan tinggi. Melalui proses tersebut, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan, tetapi juga membangun mekanisme evaluasi dan perbaikan mutu secara berkelanjutan.” Ungkap Kepala LPM IDAQU Jakarta.

 Memperkuat Budaya Mutu PTKIS

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) memiliki posisi strategis dalam memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan secara terencana, terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, auditor mutu internal memiliki peran penting sebagai bagian dari mekanisme evaluasi. Auditor tidak sekadar memeriksa kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan implementasi standar mutu berjalan sesuai dengan kebijakan dan target yang telah ditetapkan perguruan tinggi.

Karena itu, persiapan asesmen auditor melalui aplikasi SPMI Kopertais menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman, kesiapan teknis, serta keseragaman pelaksanaan penjaminan mutu di lingkungan PTKIS.

Agenda tersebut juga diharapkan agar IDAQU dapat memperkuat sinergi antara Lembaga Penjaminan Mutu, Gugus Kendali Mutu, Tim SPMI, dan Auditor Internal di masing-masing perguruan tinggi.

70 PTKIS dalam Daftar Undangan

Hadir 70 Kepala LPM PTKIS dalam kegiatan Zoom Meeting tersebut yang masing-masing mendapatkan alokasi satu orang utusan di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Selain utusan PTKIS, hadir pula peserta dari 46 Auditor, yang menjadi bagian dari pelaksanaan agenda penguatan asesmen mutu internal.

Keterlibatan perwakilan kepala LPM perguruan tinggi dan auditor tersebut, menunjukkan bahwa penguatan SPMI membutuhkan keterlibatan bersama. Mutu perguruan tinggi tidak dapat dibangun hanya melalui satu lembaga atau individu, melainkan melalui ekosistem yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi, unit penjaminan mutu, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga auditor internal.

AMI sebagai Instrumen Perbaikan Berkelanjutan

Pelaksanaan Audit Mutu Internal pada hakikatnya bukan sekadar proses untuk menemukan kekurangan. Lebih jauh, AMI merupakan instrumen untuk mengetahui sejauh mana standar mutu telah dilaksanakan dan bagian mana yang masih memerlukan perbaikan.

Hasil audit, idealnya menjadi dasar bagi perguruan tinggi untuk menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). Dengan demikian, siklus penjaminan mutu tidak berhenti pada kegiatan audit, tetapi berlanjut pada evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat continuous quality improvement, yakni menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus.

Digitalisasi SPMI

“Penggunaan Aplikasi SPMI Kopertais 2026 juga menjadi bagian penting dalam transformasi tata kelola penjaminan mutu. Digitalisasi dapat membantu perguruan tinggi dalam melakukan dokumentasi, pemantauan, pelaporan, serta pengelolaan data mutu secara lebih sistematis. Dengan sistem yang terdokumentasi secara digital, proses penjaminan mutu diharapkan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mudah ditelusuri.” Ungkap Kepala LPM IDAQU, Desi Setiyadi, M.Pd.

Bagi PTKIS, penguatan kapasitas auditor dan optimalisasi aplikasi SPMI bukan semata-mata kebutuhan administratif. Lebih dari itu, keduanya merupakan instrumen strategis untuk membangun perguruan tinggi yang memiliki budaya mutu, tata kelola yang baik, serta kemampuan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Kepala LPMI IDAQU mengatakan,  “Agenda persiapan asesmen yang digagas Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten terkhusus di Institut Daarul Quran Jakarta, diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat konsistensi pelaksanaan SPMI, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Kopertais Wilayah I DKI Jakarta.” Ungkapnya