Lembaga Penjaminan Mutu

Institut Daarul Quran Jakarta

Jl. Cipondoh Makmur Raya, RT.003/RW.009, Cipondoh Makmur, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148

  • Selamat Datang di Official Website Lembaga Penjaminan Mutu Institut Daarul Quran | Kampus milineial bernuansa qurani //http:www.lpmi.idaqu.ac.id

RAPAT KERJA INSTITUT DAARUL QUR’AN JAKARTA 2026 LPMI IDAQU: MUTU BUKAN SEKADAR DOKUMEN, TAPI BUDAYA

Desi Setiyadi | 06 November 2026



RAPAT KERJA INSTITUT DAARUL QUR’AN JAKARTA 2026

LPMI IDAQU: MUTU BUKAN SEKADAR DOKUMEN, TAPI BUDAYA

 Abdi Robbi El Malik, MA

( Sekretaris LPM Institut Daarul Qur’an Jakarta )

Tangerang — Jika kampus diibaratkan sebuah bangunan, maka Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) adalah fondasi yang tak terlihat, tetapi menentukan seberapa kokoh bangunan itu berdiri. Kesadaran itulah yang menghidupkan Rapat Kerja Institut Daarul Qur’an (IDAQU) dengan antar  Divisi khususnya Divisi LPMI.

Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia adalah momen untuk memastikan bahwa seluruh denyut kehidupan akademik di IDAQU — dari perencanaan perkuliahan, proses pembelajaran, layanan mahasiswa, hingga luaran lulusan — berjalan sesuai standar, terukur, dan terus ditingkatkan.

Dalam forum tersebut, Desi Setiyadi,selaku Kepala LPMI menegaskan “satu prinsip penting: penjaminan mutu bukan pekerjaan satu lembaga, melainkan gerakan bersama. Dosen, tenaga kependidikan, pimpinan program studi, hingga mahasiswa, semuanya adalah penjaga mutu. LPMI bertugas mengawal sistemnya, mengingatkan ketika melenceng, dan mendorong ketika melambat.”

Tiga fokus utama menjadi pembahasan.

Pertama, konsistensi standar. SOP akademik dan non-akademik harus benar-benar hidup, bukan hanya tersimpan rapi di lemari dokumen. Audit internal yang dilaksanakan secara berkala menjadi cermin untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang harus diperbaiki.

Kedua, kecepatan dan kepastian layanan. Di era ketika mahasiswa menuntut layanan yang cepat dan transparan, LPMI mendorong optimalisasi sistem informasi, selalu respon yang jelas, dan evaluasi berkelanjutan terhadap setiap masukan mahasiswa. Sebab satu keluhan yang didengar dengan sungguh-sungguh, jauh lebih berharga daripada seratus pujian yang dibiarkan berlalu.

Ketiga, budaya mutu yang berlandaskan nilai Al-Qur’an. Bagi IDAQU, mutu bukan hanya soal angka akreditasi. Mutu adalah amanah. Bekerja dengan itqan — sungguh-sungguh, teliti, dan sempurna — adalah bagian dari ibadah. Itulah yang membedakan penjaminan mutu di IDAQU dengan kampus lain : standar yang dijaga dengan iman.

Akhir Rapat Kerja yang ditutup dengan komitmen yang sederhana namun tegas, LPMI akan terus mengawal, mendampingi, dan memastikan setiap unit kerja di IDAQU bergerak dalam satu irama yang sama — menuju kampus yang unggul, terpercaya, dan memberi manfaat bagi umat. Sebab pada akhirnya, mutu yang dijaga hari ini adalah warisan yang akan dinikmati generasi mendatang.